Dr. Al Qadhi, melalui penelitiannya yang panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat, berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Alquran, seorang Muslim, baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan fisiologis yang sangat besar.
Kamis, 28 Juni 2012
Begitulah Keistimewaan Al-Quran..
Dr. Al Qadhi, melalui penelitiannya yang panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat, berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Alquran, seorang Muslim, baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan fisiologis yang sangat besar.
Mesir Boleh Berbangga: Presidennya Hafal Qur'an, Ibu Negara Berjilbab
Aku pun bangga..
Sebagai negara dengan penduduk
mayoritas Muslim, Mesir boleh berbangga. Kini negeri seribu menara itu
dipimpin oleh seorang presiden yang hafal Al-Qur'an. Muhammad Mursi
bersama istri dan seluruh anaknya adalah penghafal Al-Qur'an.
Selain tercatat sebagai presiden pertama yang hafal Al-Qur'an, Mursi
juga merupakan presiden Mesir pertama dari kalangan sipil. Selama 60
tahun sebelumnya, Mesir selalu dipimpin oleh Militer. Baik Muhammad
Najib, Gamal Abdul Nasir, Anwar Sadat maupun Husni Mubarak, semua
berasal dari jajaran militer.
Pria yang lahir di Provinsi Syarqiyah pada 20 Agustus 1951 ini juga memiliki catatan akademik yang brilian. Mursi meraih doktor bidang teknik material pada University of Southern California pada 1982, dan pernah menjadi dosen atau profesor pembantu di universitas di AS itu pada 1982-1985.
Selain tercatat sebagai presiden pertama yang hafal Al-Qur'an, Mursi
juga merupakan presiden Mesir pertama dari kalangan sipil. Selama 60
tahun sebelumnya, Mesir selalu dipimpin oleh Militer. Baik Muhammad
Najib, Gamal Abdul Nasir, Anwar Sadat maupun Husni Mubarak, semua
berasal dari jajaran militer.Pria yang lahir di Provinsi Syarqiyah pada 20 Agustus 1951 ini juga memiliki catatan akademik yang brilian. Mursi meraih doktor bidang teknik material pada University of Southern California pada 1982, dan pernah menjadi dosen atau profesor pembantu di universitas di AS itu pada 1982-1985.
Maka, Bersabarlah Wahai Diri..
Sulit dan sangat sulit. Berulang kali mengulang hafalan untuk diujikan, imtihan kepada musyrifah. Guru kami, guru Al-Quran di rumah kami, rumah kebanggaan kami, rumah di mana dikumandangkan Al-Quran di setiap sudut dan penjurunya. Ah, ada apa dengan diri ini? Hari bertambah, bahkan pekan menjemput belum jua kepala memuat semuanya, mengingat semuanya. Ada apa wahai diri?
Ada apa wahai diri? Bagaimana kabar iman mu kini? Adakah belukar maksiat yang menjeratmu sehingga diri tak merasa mampu? Semua buyar, menguap bagai asap lantas hilang, raib sama sekali.
Ada apa wahai diri? Bagaimana kabar ikatan penjagaanmu? Adakah engkau lemah sehingga ia lari? Padahal, manusia tercinta telah bersabda: "Ikatlah Al-Quran mu kuat-kuat karena ia bisa saja lari, dan larinya jauh lebih cepat dibanding unta yang terlepas." Bukankah makna itu yang kau rekam, biar redaksinya agak tertukar?
Ada apa wahai diri?
Link Al-Quran
Ada link bagus nih, sahabat! Tempat untuk belajar, membaca, mendengar dan menyimak Al-Quran. Selamat berkunjung!
http://www.riiam.com/quran/
http://www.riiam.com/quran/
Rabu, 27 Juni 2012
Jadilah Sebaik-baik Manusia!!!
Sibukan diri dengan mempelajari dan mengajari Al-Quran, maka jadilah engkau sebaik-baik manusia yang disebut oleh baginda Rasulullah Saw. Sebab beliau telah bersabda: "Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya." (HR. Bukhari)
Abu Adil Rahman Al-Sulaim pun meneruskan, "Hadits ini pula yang mengantarkanku untuk duduk di majelis ini (untuk mengajarkan Al-Quran)."
Beliau adalah seorang Tabi'in yang berkomitmen mengajarkan Al-Quran selama 40 tahun di masjid Kufah. Ilmu-ilmu murni beliau rengkuh langsung dari sumber-sumber ilmu utama: Utsman ibn Affan, Ali ibn Abi Thalib dan Abdullah ibn Mas'ud.
Beliau adalah salah seorang sebaik-baik manusia yang disebutkan Baginda Rasul. Bagaimana dengan kita?
Mari, jadikan diri sebagai salah satu kafilah pembelajar Al-Quran! Kafilah Penghafal Al-Quran! dan Pengajar Al-Quran! Maka, jadilah kita sebaik-baik manusia!
Abu Adil Rahman Al-Sulaim pun meneruskan, "Hadits ini pula yang mengantarkanku untuk duduk di majelis ini (untuk mengajarkan Al-Quran)."
Beliau adalah seorang Tabi'in yang berkomitmen mengajarkan Al-Quran selama 40 tahun di masjid Kufah. Ilmu-ilmu murni beliau rengkuh langsung dari sumber-sumber ilmu utama: Utsman ibn Affan, Ali ibn Abi Thalib dan Abdullah ibn Mas'ud.
Beliau adalah salah seorang sebaik-baik manusia yang disebutkan Baginda Rasul. Bagaimana dengan kita?
Mari, jadikan diri sebagai salah satu kafilah pembelajar Al-Quran! Kafilah Penghafal Al-Quran! dan Pengajar Al-Quran! Maka, jadilah kita sebaik-baik manusia!
Langganan:
Postingan (Atom)