Sabtu, 27 Januari 2024
Pagi yang Riuh
Senin, 25 Desember 2023
Pe-Ka-U
Minggu, 25 Juni 2023
Kampung Nan Damai
Tanpa dinyana, sudah beberapa tahun saya tinggal di kampung ini. Orang menyebutnya Darussalam, kampung nan damai. Tidak ada yang menduga dan siapa sangka, saya akan menjadi bagian dari kampung itu, mengais ilmu-ilmu di usianya yang mulai merangkak senja.
Senin, 29 Mei 2023
Ceruk Asa
Di depan sebuah ceruk tanah berisi air, aku menerka-nerka raut wajah yang terpantul di sana. Seperti apakah raut wajahku kini? Adakah ia berubah sejak bermula, menjadi lebih baik dan terkumpul kebaikan di dalamnya. Ataukah identitas yang lalu itu menghilang, menguap dalam bayang-bayang khayal yang fana.
Minggu, 14 Mei 2023
Segera
Dari Ibn 'Umar berkata, Rasulullah Saw. memegang pundakku lalu berkata: "Jadilah engkau di dunia laksana orang asing atau orang yang melintasi jalan (safar)." Lalu Ibn Umar ra berkata, "Jika engkau berada di waktu pagi, maka jangan tunggu sore. Jika engkau di sore hari, maka jangan tunggu pagi. Manfaatkan waktu sehatmu sebelum sakitmu dan waktu hidupmu sebelum matimu." (HR. Bukhari)
Jumat, 05 Mei 2023
Lelah
Pada akhirnya, sejauh apapun kaki melangkah, ia akan penat juga. Sekuat apapun tenaga dikerahkan, ia akan lelah pula. Sekeras apapun akal dipaksa berpikir, ia akan buntu juga. Bahkan sebesar apapun kemauan dipancang-pancangkan, ia akan ambruk jua.
Minggu, 05 Februari 2023
Berkenalan dengan Surah Al-An'am
Bismillah, sebagai bagian dari tadabbur, insya Allah, kita mulai menulis yang agak 'tidak biasa' di blog curhatan ini. Surah al-An'am bisa dibilang masuk dalam deretan juz yang ingatannya lumayan kabur buatku. Rasanya persis hafalan baru. Alhamdulillah, bergabung dalam grup teman murojaah membantu mengumpulkan ingatan satu per satu ingatan itu. Pelan pelan.
Sabtu, 04 Februari 2023
Aha!
Kemarin, seharian penuh, aku menyibukkan diri dengan pakaian. Hitung-hitung menyetrika baju sambil mengingat-ingat hafalan yang 'agak kacau'. Cara yang ku warisi dari Bu Nikmah ini ternyata sangat efektif. Aura panas dari setrika membuat mata terus terjaga dalam jangka waktu yang lebih lama.
Menjumpamu Lagi
Assalamu'alaikum, blog ku sendiri. Apa kabar? Lama sekali kita tidak berjumpa, ya? Sudah lama pula, aku tak mengejahwantakan pikiran-pikiran absurd ku penuh enkripsi itu di sini. Tahu kah, kamu, aku lupa password emailku sendiri! Alhamdulillah tsumma alhamdulillah, email itu kembali bisa dibuka setelah sekian lama!
Rabu, 12 Agustus 2015
Empat pekan
Syawal malam ke-29
Kalideres,
sajak bermula tercipta
Rabu, 25 Februari 2015
Lintasan Ingatan
Kamis, 12 Februari 2015
Tak Dinyana
Ruangan kecil,
Setitik asa yang tersadarkan
Duhai Rabb, bimbinglah..
Selasa, 13 Januari 2015
Petik ayat hari ini,
"Pada hari ini, Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan."﴾الْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلَىٰ أَفْوَاهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَا أَيْدِيهِمْ وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُم بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ ﴿٦٥
Rabu, 07 Januari 2015
Petik ayat hari ini,
وَلَا تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ قُتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّـهِ أَمْوَاتًا ۚبَلْ أَحْيَاءٌ عِندَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُونَ ﴿١٦٩﴾ فَرِحِينَ بِمَا آتَاهُمُ اللَّـهُ مِن فَضْلِهِ وَيَسْتَبْشِرُونَ بِالَّذِينَ لَمْ يَلْحَقُوا بِهِم مِّنْ خَلْفِهِمْ أَلَّا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ ﴿١٧٠﴾٠
"Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezeki. Mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan kepada mereka, dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka, bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati." (Ali Imran: 169-170)
Minggu, 28 Desember 2014
Sabarlah, wahai diri..
Rabu, 19 November 2014
Tanpa Judul (random)
Rabu, 29 Oktober 2014
Rahman, Sa'idni ya Rahman
Selasa, 28 Oktober 2014
Andilau, antara Dilema dan Galau
Senin, 27 Oktober 2014
Bumbu Ikan
Kayaknya, kita lebih senang makan bumbu ikan yang enak daripada ikannya itu sendiri. (@backpackerinfo)
Pun, kita lebih sering mengeluh rasa bumbunya yang kurang enak dibanding ikannya itu sendiri (@sitiusbandiyah)
Bertumbuh
من الحبة تنشائ الشاجرة
"Bertumbuh dari sebuah biji, tumbuh dan berkembang menjadi pohon impian"Waktu itu, laksana diburu oleh waktu, berpacu, bergerak cepat dan berharap segera menyelesaikan. Kemudian kecewa, tak jua bertemu garis akhir di tiap perbatasan. Yang ada, justru jeweran demi jeweran kepada diri yang keburu nafsu. Ah, malunya. Duhai Rabb, terima kasih atas segala perjalanan tarbiyah-Mu melalui sahabat surgawi ini.

